Seorang pria terduga pelaku premanisme di Pasar Buah Angke, Tambora, Jakarta Barat, berhasil ditangkap oleh Polisi dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima. Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudrajat Djumantara, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan akan memberikan informasi lebih detail terkait penangkapan tersebut.
Terduga pelaku, yang tertangkap melalui rekaman CCTV di sekitar tempat jualan korban, terlihat mengancam dan melakukan pemalakan dengan cara yang kasar. Pada video viral yang beredar, pelaku terlihat memakai sepatu, celana panjang, dan jaket jeans sambil memegang sebatang rokok. Aksi kasar pelaku terlihat dalam rekaman dimana ia mengancam korban dan bahkan mencoba untuk memaksa korban untuk berduel.
Korban terlihat tidak memberikan respon yang diinginkan oleh pelaku, menunjukkan bahwa korban dalam kondisi tidak berdaya saat dihadapi oleh pelaku premanisme tersebut. Polisi juga belum memberikan detail lengkap terkait kronologi dan motif dari aksi premanisme yang dilakukan oleh pria tersebut. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran terhadap keamanan di Pasar Buah Angke, Tambora.
Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan aksi premanisme di Pasar Buah Angke dapat diminimalisir dan memberikan efek jera terhadap pelaku dan pelaku lain yang berniat melakukan tindakan serupa. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pasar Buah Angke dan sekitarnya. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mencegah kasus-kasus premanisme yang meresahkan masyarakat.





