Nama Wakil Gubernur Riau, Sofyan Franyata (S. F.) Hariyanto, menjadi sorotan setelah Gubernur Riau, Abdul Wahid, ditangkap oleh KPK pada Senin. Spekulasi pun mengemuka bahwa S. F. Hariyanto berpeluang mengisi posisi Gubernur Riau setelah Abdul Wahid menjadi tersangka kasus korupsi terkait pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. KPK juga membuka kemungkinan untuk memanggil pihak-pihak yang mengetahui seluk beluk kasus tersebut.
S. F. Hariyanto bukanlah sosok asing di Riau, ia lahir di Pekanbaru pada tahun 1965 dan tumbuh di sana. Pendidikan tingginya di bidang teknik sipil dan pengalaman sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Riau serta Penjabat Gubernur Riau menunjukkan kredibilitasnya. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara juga mengungkapkan bahwa total kekayaan S. F. Hariyanto mencapai miliaran rupiah, terutama dari aset propertinya di Pekanbaru, Jakarta Selatan, dan Tangerang Selatan.
Dengan pengalaman dan latar belakang yang solid, S. F. Hariyanto dapat menjadi opsi yang menarik untuk mengisi kekosongan gubernur di Riau. Sebagai putra daerah yang peduli dengan pembangunan daerahnya, penampilannya di kancah politik pun patut diperhitungkan. Kesuksesan dalam Pilkada 2024 bersama Abdul Wahid juga menunjukkan dukungan masyarakat terhadap keduanya. Semua ini menciptakan narasi menarik dalam dinamika politik di Riau.




