Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menekankan bahwa profesi Polri adalah panggilan hidup dan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Penyampaian tersebut dilakukan saat penutupan secara resmi Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri Tahun Anggaran 2025 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido, Jawa Barat. Asep menegaskan bahwa menjadi polisi bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah panggilan hidup yang membutuhkan kesungguhan dalam setiap tindakan.
Menurut Asep, penutupan pendidikan tersebut menandai berakhirnya proses pembentukan yang telah berlangsung selama kurang lebih lima bulan. Para Bintara remaja Polri yang telah menyelesaikan pendidikan akan memperoleh pangkat Brigadir Polisi Dua dan siap melaksanakan tugas di berbagai satuan kerja Polri. Kalemdiklat Polri pun memberikan penekanan pada pentingnya profesionalisme, integritas, dan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sebanyak 637 siswa dari 33 Polda di seluruh Indonesia sudah dinyatakan lulus dan resmi dilantik menjadi anggota Polri. Upacara penutupan juga diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada jajaran lembaga pendidikan Polri dan tenaga pendidik atas dedikasi dalam mencetak generasi Bhayangkara yang Presisi. Semua ini menunjukkan komitmen Polri dalam menciptakan anggota yang berkompeten dan siap melayani masyarakat.





