Media sosial kembali menjadi sorotan karena beredarnya video kontroversial yang dianggap mengganggu keberagaman agama. Dua perempuan asal Bulukumba harus berurusan dengan hukum setelah konten yang mereka bagikan menimbulkan kemarahan di kalangan masyarakat. Video yang beredar di platform Facebook tersebut menampilkan kedua perempuan tersebut membuat parodi dengan mengubah makna sejumlah ayat Al-Qur’an menjadi kalimat lucu. Namun, reaksi dari umat Muslim justru menunjukkan kekecewaan karena dianggap tidak menghormati kekudusan ayat suci tersebut. Sejumlah kalimat dalam video tersebut disesuaikan menjadi lelucon, namun hal tersebut justru memicu reaksi negatif dan protes dari masyarakat. Polisi telah menerima laporan terkait video tersebut dan menindaklanjuti kasus ini. Kedua perempuan, yang juga telah meminta maaf atas konten yang dibagikan, akhirnya mendatangi kantor polisi setelah menjadi perhatian publik.
Nasib Dua Wanita Bulukumba: Kritik Ayat Quran tentang Allah





