Revisi Kewarganegaraan Dwi Sasetyaningtyas: Prof Anhar Gonggong & Hotman Paris

by -20 Views

Kontroversi melanda dua tokoh ternama di Indonesia akibat pernyataan orang tua alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, yang menyebut hanya dirinya yang WNI, bukan putrinya. Pernyataan tersebut dianggap merendahkan martabat bangsa Indonesia, terutama mengingat bahwa Tyas dan suaminya merupakan penerima beasiswa LPDP yang didanai oleh pajak rakyat Indonesia. Sebagai seorang sarjana Teknik Kimia dari ITB dan meraih gelar magister di Belanda dengan beasiswa, Tyas menjadi sorotan banyak pihak.

Seorang politikus senior dan sejarawan, Prof Anhar Gonggong, sangat mengecam sikap Tyas dan mendesak pemerintah untuk bertindak tegas terhadap kasus ini. Anhar bahkan menyatakan bahwa kewarganegaraan Tyas sebaiknya dicabut sebagai sanksi atas ulahnya yang dianggap menghina negara. Anhar menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk penghinaan terhadap bangsa Indonesia dan menyatakan bahwa mereka yang merendahkan negara seharusnya diusir dan kehilangan kewarganegaraannya.

Kontroversi ini semakin memanas dan menjadi perbincangan banyak orang, seiring dengan kecaman dan tuntutan untuk menindak tegas Tyas atas pernyataannya yang dinilai merendahkan bangsa. Prof Anhar Gonggong dan tokoh lainnya menegaskan bahwa tindakan seperti ini tidak boleh dibiarkan dan harus mendapat sanksi yang tegas. Semua pihak menunggu respons dan langkah serius dari pemerintah terkait kasus ini. Menurut mereka, sikap seperti yang ditunjukkan oleh Dwi Sasetyaningtyas tidak dapat diterima dan harus ditindaklanjuti untuk menjaga harga diri bangsa dan negara.

Source link