Lirik Lagu Erika Viral: ITB Minta Maaf atas Kontroversi Vulgar

by

Lagu berjudul Erika tiba-tiba menjadi viral. Lagu yang dinyanyikan Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ini mulai mendapat perhatian di media sosial, bahkan membuat pihak kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) merasa perlu untuk meminta maaf.

Bukan hanya penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) yang menyanyikan lagu “Erika” yang viral, tetapi juga lirik lagunya yang tak luput dari sorotan. Lirik lagu ini disorot karena dianggap mengandung kata-kata vulgar dan merendahkan perempuan.

Sebelumnya, lagu berjudul ‘Erika’ yang dibawakan oleh OSD HMT – ITB menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah diunggah oleh akun X @iPoopBased pada Senin (13/4). Video tersebut menampilkan suasana meriah dengan mahasiswa yang berjoget mengikuti irama musik dangdut yang dibawakan.

Namun, yang menarik perhatian bukanlah penampilan OSD HMT – ITB, melainkan lirik lagu yang dianggap tidak pantas dan menyinggung. Salah satu bagian lirik yang menjadi kontroversial karena dianggap vulgar dan mengobjektifikasi perempuan.

Reaksi keras dari warganet pun langsung merembet setelah unggahan tersebut viral. Banyak yang mengkritik lagu berjudul “Erika” itu tidak sesuai dengan etika lingkungan akademik, terutama karena berasal dari mahasiswa di Institut Teknologi Bandung.

Institut Teknologi Bandung pun merespon dengan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Dalam keterangannya, HMT ITB menyatakan keprihatinan dan empati kepada masyarakat, khususnya perempuan. Mereka menjelaskan bahwa OSD HMT – ITB telah ada sejak tahun 1970-an dan lagu ‘Erika’ dibuat pada tahun 1980-an, namun menyadari bahwa menampilkan lagu tersebut saat ini dianggap kelalaian terhadap norma sosial.

HMT ITB menegaskan bahwa mereka tidak mengakui segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun. Sebagai langkah tindaklanjut, HMT ITB berjanji akan menarik seluruh konten video dan audio terkait lagu “Erika” serta menghapus dari semua akun terafiliasi. Kaum mahasiswa ITB berharap dengan tindakan tersebut, isu kontroversial ini dapat mereda.

Source link