Sineas Joko Anwar Gebrak Hiburan dengan “Ghost in a Cell”
JAKARTA – Sineas kenamaan Indonesia, Joko Anwar, kembali menciptakan gebrakan di dunia hiburan melalui kolaborasi lintas disiplin yang ambisius.
Melalui kerja sama dengan kolektif kreatif Macabre Art, mereka mempersembahkan “Ghost in a Cell”, sebuah proyek psychological thriller yang menggabungkan film, instalasi seni, ilustrasi, dan pengalaman audio visual dalam satu ruang artistik yang gelap, emosional, dan atmosferik.
Eksplorasi Trauma dan Ketakutan Manusia
Sebagai penulis dan sutradara, Joko Anwar berinovasi dengan mengeksplorasi tema keterasingan, trauma, absurditas, serta ketakutan yang hidup di dalam pikiran manusia melalui proyek ini. Dunia kelam yang ditampilkan dalam Ghost in a Cell diterjemahkan secara visual oleh para concept artist dan ilustrator berbakat Indonesia.
Berikut adalah beberapa seniman yang terlibat beserta karya unik mereka:
- Benediktus Budi — “The Fan”
- Benny Kusnoto — “Shower Head”
- Rudy Ao — “The Stove”
- Hafidzudin — “The Dancer”
- Coki Greenway — “Flood Light”
- Anwita Citriya — “Lady Justice”
Dari Konsep Lisan ke Instalasi Tiga Dimensi
Proses kreatif para seniman terlibat dimulai dari konsep lisan yang dijabarkan oleh Joko Anwar. Mereka mengubah konsep ini menjadi karya visual yang menggugah dengan instalasi tiga dimensi yang imersif.
Rudy Ao, seorang ilustrator, menyatakan bahwa Ghost in a Cell merupakan proyek paling menantang sekaligus menarik baginya. Proses ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang rasa, atmosfer, dan ketegangan psikologis yang ingin disampaikan.
Kolaborasi instalasi, tata suara, pencahayaan, dan ilustrasi dalam pameran ini menyatukan unsur-unsur tersebut untuk menciptakan pengalaman audio visual total yang mencekam dan emosional.
Jadwal Pameran dan Penayangan Film
Pameran instalasi dan ilustrasi Ghost in a Cell akan dibuka untuk umum secara gratis di Nirmana Falatehan, Jakarta mulai 16-22 Mei 2026 pukul 10.00–20.00 WIB.
Sementara film Ghost in a Cell masih dapat dinikmati di bioskop-bioskop terdekat. Pendekatan horor psikologis yang intens dan artistik dalam film ini terus memikat penonton sinema.
Source link





