Calon Kadet Unhan Didesak Lepas Jilbab: Cholil Nafis Minta Diproses Hukum

by

Calon Kadet UNHAN Mengaku Diminta Lepas Jilbab: Cholil Nafis – “Jika Benar, Harus Diproses Hukum”

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menanggapi tudingan seorang calon kadet Universitas Pertahanan (UNHAN) yang mengaku diminta untuk melepas jilbab saat kegiatan orientasi.

Mengaku Diminta Lepas Jilbab

Seorang perempuan yang merupakan calon kadet UNHAN dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyampaikan bahwa dirinya diminta untuk melepas jilbab saat orientasi calon taruna di UNHAN. Hal ini pun menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari KH M Cholil Nafis.

Menurut Cholil Nafis, jika benar adanya tindakan tersebut, maka hal tersebut merupakan tindakan diskriminatif dan harus diproses hukum. Cholil Nafis menekankan bahwa menjaga hak-hak perempuan, termasuk hak untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya, merupakan sebuah kewajiban yang harus dijunjung tinggi.

Respons MUI

Sebagai Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis juga menegaskan bahwa MUI akan melakukan pendampingan hukum bagi perempuan yang mengalami intimidasi terkait dengan pemakaian jilbab. Hal ini sebagai bentuk dukungan MUI terhadap upaya perlindungan terhadap hak-hak perempuan dalam beribadah.

Cholil Nafis juga menambahkan bahwa MUI akan terus mengawal kasus ini dan melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Selain itu, Cholil Nafis juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keberagaman dan menghormati keyakinan beragama sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Source link