Pura-pura Jadi Penghuni, Pencuri Gasak Rp5 Juta di Jakbar

by

Seorang pria membobol dua rumah kontrakan di Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada siang hari dengan menyamar sebagai penghuni. Pelaku mendatangi rumah-rumah kontrakan sambil berpura-pura menanyakan alamat agar kehadirannya tidak dicurigai warga.

Ketua RT 04 RW 03 Duri Kosambi, Nurdin, mengatakan pencurian itu berlangsung pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi dilakukan ketika lingkungan sedang ramai, termasuk saat sejumlah anak muda berkumpul tidak jauh dari lokasi.

Berpura-pura mencari alamat

Menurut Nurdin, pelaku terlihat tenang saat menjalankan aksinya. Warga yang berada di sekitar lokasi mengira pria tersebut merupakan salah satu penghuni kontrakan sehingga tidak menaruh curiga.

“Anak-anak muda yang sedang nongkrong di dekat lokasi sama sekali tidak curiga karena gerak-geriknya sangat santai. Mereka mengira pelaku adalah salah satu penghuni kontrakan,” kata Nurdin di Jakarta, Senin.

Rekaman kamera pengawas menunjukkan pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor. Saat itu, ia mengenakan kaos dan celana pendek serta membawa tas ransel.

Nurdin mengatakan pelaku diduga telah lebih dulu memantau situasi sekitar. Dugaan itu muncul karena pelaku disebut beberapa kali berkeliling untuk mengetahui waktu ketika rumah-rumah kontrakan dalam keadaan kosong. Mayoritas penghuni di kawasan tersebut diketahui sedang bekerja pada siang hari.

“Kalau kata korban, pelaku ini sudah beberapa kali keliling lokasi. Modusnya, dia ngetuk pintu dulu. Kalau ada orangnya, dia bakal pura-pura nanya alamat. Tapi begitu tahu rumah kosong, pintunya langsung dijebol,” ujar Nurdin.

Masuk ke dua unit kontrakan

Dalam aksinya, pelaku mendatangi dua unit kontrakan secara berurutan. Dari unit pertama, ia hanya mengambil minuman. Setelah itu, pelaku keluar dan berjalan melewati kerumunan remaja di sekitar lokasi untuk menuju unit berikutnya.

Di rumah kontrakan kedua, pelaku merusak kunci pintu sebelum masuk dan mengambil uang tunai. Nilai uang yang dibawa kabur diperkirakan kurang dari Rp5 juta. Barang-barang lain di dalam rumah tersebut tidak ikut hilang karena telah dibawa oleh pemiliknya.

“Kuncinya saya lihat sendiri rusak dijebol. Pelaku gasak uang tunai di bawah Rp5 juta. Untungnya, barang-barang lain dibawa yang punya rumah,” tutur Nurdin.

Warga hingga kini belum secara resmi melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Namun, rekaman CCTV telah membantu mengidentifikasi wajah pelaku. Pria itu diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun dan memiliki ciri khusus berupa tato pada kedua tangannya.

Nurdin menyebut pencurian dengan modus berpura-pura menjadi penghuni dan menanyakan alamat tersebut merupakan kejadian pertama di kawasan permukiman setempat.

Source link