Ketua Umum Termul, Firdaus Oiwobo, memberikan tanggapan terkait polemik seputar Habib Bahar bin Smith yang kembali menuai kontroversi setelah isu tentang penelantaran istrinya tersebar di media sosial. Firdaus menekankan bahwa kemuliaan seseorang seharusnya tidak hanya dinilai dari garis keturunan atau gelar keagamaan yang dimiliki. Ia menegaskan agar nasab seseorang tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menutupi kesalahan yang dilakukan. Hal ini dipicu oleh pernyataan yang menyebutkan bahwa meskipun bersalah, Habib Bahar dianggap lebih mulia. Firdaus menekankan bahwa mengakui diri sebagai keturunan Rasulullah adalah tanggung jawab moral yang besar dan bukan hal yang sepele. Ia menekankan pentingnya menunjukkan akhlak yang baik bagi siapapun yang mengaku sebagai tokoh agama, serta mengingatkan agar tidak sembarangan menggunakan klaim keturunan Nabi untuk mencari pembenaran. Selain itu, Firdaus juga menyuarakan kelelahan masyarakat Indonesia terhadap kontroversi dan kegaduhan, serta mengajak untuk mengikuti akhlak Rasulullah dan menghormati kaum wanita.
Sindir Pedas Habib Bahar, Firdaus Oiwobo: Cucu Nabi Asli vs Wanita





