Nasib Tragis Menteri Kepercayaan Presiden RI: Dibui 10 Tahun

by

Oei Tjoe Tat: Dari Sahabat Dekat Presiden Hingga Ditahan

Oei Tjoe Tat, salah satu loyalis paling setia dan menteri kepercayaan Presiden pertama RI, Soekarno, mengalami nasib tragis setelah kedekatannya dengan sang Presiden berujung pada penahanan selama hampir 10 tahun.

Perjalanan Karier Sebagai Menteri dan Kesetiaan pada Soekarno

Sebelum menjadi menteri, Oei Tjoe Tat adalah seorang pengacara yang memilih untuk mengabdi kepada negara Indonesia yang baru merdeka. Pada tahun 1963, Soekarno meminta Oei untuk menjadi Menteri Negara, namun permintaan tersebut awalnya ditolak oleh Oei yang tidak memiliki ambisi politik. Namun, setelah mendapat penilaian dan teguran langsung dari Bung Karno, Oei akhirnya menjadi salah satu orang terdekat presiden tersebut.

Di tengah situasi politik yang berguncang pasca-peristiwa Gerakan 30 September 1965, Oei menjadi salah satu korban saat Soeharto mengambil alih kekuasaan dari Soekarno melalui Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar). Penangkapan Oei oleh Polisi Militer Angkatan Darat pada 18 Maret 1966 yang juga melibatkan 14 menteri lainnya membuatnya harus menjalani masa penahanan yang cukup sulit.

Sidang dan Tuduhan yang Dialami Oei Tjoe Tat

Setelah menjalani proses hukum yang dituduh memiliki hubungan dengan PKI dan berbagai tuduhan lainnya, Oei Tjoe Tat akhirnya dihukum 13 tahun penjara. Tuduhan terhadapnya selalu diragukan kekuatan bukti hukumnya dan dianggap memiliki motivasi politik. Setelah hampir satu dekade di penjara, Oei akhirnya dibebaskan pada 30 Desember 1977.

Sejarah pun lambat laun melupakan nama Oei Tjoe Tat, namun tragedi yang dialaminya mengingatkan bahwa kedekatan dengan kekuasaan tidak selalu membawa keuntungan, terlebih di tengah gejolak politik yang tidak menentu.

Source link