Kriminal Kemarin: Kematian Sutrimo dan Penculikan Kakak-Adik

by

Sejumlah perkara kriminal menjadi perhatian di wilayah DKI Jakarta pada Rabu (30/9). Kasus-kasus tersebut mencakup penyelidikan kematian Sutrimo di Jakarta Selatan, percobaan perampokan menggunakan senjata api palsu di Jakarta Barat, hingga pengungkapan penculikan yang berujung pada tewasnya seorang pria di Jakarta Utara.

Penyelidikan kematian dan percobaan perampokan

Polda Metro Jaya menyimpulkan belum menemukan bukti adanya indikasi tindak pidana dalam kasus meninggalnya Sutrimo di Klinik Mordent, Kramat Pela, Jakarta Selatan. Kesimpulan itu disampaikan setelah kepolisian menangani peristiwa kematian tersebut.

Pada kasus lain, kepolisian mengungkap percobaan perampokan yang menyasar seorang pegawai gerai pegadaian di Jalan Panjang, RT 02 RW 01, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam kejadian itu, pelaku melakukan penodongan menggunakan senjata api palsu.

Polisi menyebut pelaku terlilit utang. Senjata yang digunakan untuk menakut-nakuti pegawai gerai tersebut bukan senjata api asli, melainkan senjata mainan. Perkara itu kini menjadi bagian dari penanganan kepolisian di wilayah Jakarta Barat.

Penculikan berujung kematian di Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus penculikan dan pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial EY (28). Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Ampera, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kasus itu berujung pada kematian EY. Polisi menyebut aksi tersebut dilakukan oleh enam pelaku. Pengungkapan perkara mencakup rangkaian penculikan dan pengeroyokan yang dialami korban sebelum akhirnya meninggal dunia.

Pemusnahan barang bukti dan laporan baru di Jakarta Barat

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana terorisme serta peredaran obat tanpa izin edar. Barang bukti tersebut berasal dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap, sehingga pemusnahannya dilakukan setelah proses hukum perkara selesai.

Sementara itu, polisi masih mengusut dugaan penculikan dan perampasan kalung emas terhadap dua anak perempuan yang merupakan kakak-adik. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Rabu sore di kawasan Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Kasus yang menimpa kakak-adik tersebut menambah rangkaian perkara kriminal yang ditangani aparat pada hari yang sama. Polisi masih melakukan pengusutan terhadap dugaan penculikan dan perampasan dalam peristiwa tersebut.

Source link