Tragedi Kapal Wisata Lebaran: 73 Tewas-9 Hilang di Laut Jawa

by

Ketika Liburan Lebaran di Indonesia, Terungkap Tragedi Kapal Tegal

Berwisata saat Liburan Lebaran telah menjadi tradisi lama di Indonesia. Namun, sejarah mencatat bahwa tidak semua perjalanan liburan berakhir bahagia. Salah satu tragedi paling mengerikan terjadi pada tahun 1956 di perairan Laut Jawa, tepatnya di pelabuhan Tegal, Jawa Tengah.

Pada tanggal 13 Mei 1956, sebuah perahu motor yang membawa rombongan wisatawan Lebaran terbalik karena kelebihan muatan. Kapal tersebut seharusnya hanya mampu menampung 40 orang namun membawa sekitar 100 penumpang, termasuk orang dewasa dan anak-anak.

Menurut surat kabar Belanda Java Bode (15 Mei 1956), para korban tersebut merupakan bagian dari kelompok wisatawan yang melakukan pelayaran wisata sehubungan dengan Lebaran. Akibat kecelakaan tersebut, 73 orang tewas, sembilan hilang, dan hanya 18 orang berhasil diselamatkan.

Kapal tersebut tidak mampu menahan beban penumpang yang jauh melebihi kapasitasnya karena diterjang ombak besar. Polisi setempat menegaskan bahwa kapal seharusnya hanya membawa maksimal 40 orang, tetapi pada saat kejadian jumlah penumpang lebih dari dua kali lipat.

Setelah tragedi, tiga awak kapal ditahan oleh polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari kejadian itu, pemerintah Tegal semakin memperketat pengawasan terhadap kapal-kapal yang digunakan untuk rekreasi di wilayah tersebut.

Peristiwa tersebut bukan hanya menjadi catatan kelam dalam sejarah, namun juga menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan saat berwisata, termasuk saat Liburan Lebaran. Meskipun tradisi liburan sudah ada sejak puluhan tahun lalu, keselamatan tetap harus diutamakan.

Source link